first love

Udah lama ga nulis di sini hehehe.Banyak cerita yang telah di lewati sampai hari ini. Di sini kadang aku menumpahkan seluruh isi hati ku. Karena terasa nyaman  nulis di sini ketimbang cerita sama teman sendiri. Lagi ada waktu iseng dari pada bengong atau tidur kan yaa di tempat kerja mending nulis di sini.

Judul yang ku tulis adalah tentang cinta pertama, yaa cinta yang dari  hampir 15 tahun ku rasakan  cinta pertama itu kini tlah menemukan belahan jiwa nya, dia sudah menikah dengan orang lain. Kalian tau aku datang ke pernikahan nya dan menjadi satu di antara 4 pagar ayu.

Sebelum kejadian itu terjadi badan ku panas 2 hari naik turun, entah di antara hati, jiwa atau raga ku yang belum ikhlas melepaskan nya. aku berpikir keras sebelum hari itu benar-benar terjadi datang atau ga yaa aku kepernikahannya.

Dan akhirnya pas hari H pun badan ku turun dengan sendirinya, memang belum pulih benaqr keadaan ku saat itu tp untuk dia dan karena bapak nya yang meminta ku untuk  menjadi pagar ayu. Kami pun di suruh datang pagi” dan di make up selayak nya pagar ayu. Aku pun puas terhadap makeup-pan nya aku merasa cantik saat itu. Bukan Cuma aku tapi teman ku pun memuji ku karena aku dalam keseharian jarang sekali dandan lengkap seperti itu, biasanya hanya bedak dan lipstik saja ga pake apa” lagi.

Seharian aku di sana sampai magrib lewat dan akhir nya aku pulang untuk mandi dan kondangan jd pagar ayu beda dengan datang sebagai tamu undangan, walaupun aku tak datang dengan pasangan ku, aku datang bersama teman” masjid ku.

Salah satu di antara mereka pun bertanya apakah keadaan ku baik baik sajaa, aku pun menjawab yaa aku baik baik saja. Dari pagi aku di sana aku bertemu dengan teman-teman sd-smp  dan di sela” makan siank pun kami para pagar ayu pun poto dengan pengantin ya itu dy dan itu pertama kali nya aku mengucapkan selamat dan aku pula yang mengucapkan happy wedding di rekaman video pernikahan mereka sebagai salah satu perwakiloan para pagar ayu. Aku pun bingung mau bilang apa di rekaman itu tapi alhamdulilah walaupun agak terbata” aku bisa mengucapkan selamat di rekaman video itu yaa aku berhasil membunuh rasa sakit hati ku itu.

Lega rasanya bisa mengucapkan itu untuk dirinya yang selama ini masi ada di hati ku, ikhlas win ikhlas itu saja yang ada di otak ku. Sampai saat ini pun aku hanya bisa memantau dia dari jauh dan sekarang di medsos nya mereka  sedang honeymoon, yeeee bahagiaaa nyaaa merekaa. Di dalam hati hanya bisa bilang harus nya aku yang ada di samping nya saaat itu yaaa rasa penyesalan itu pun muncul kembali . yaa itulah cerita singkat cinta pertama ku dengan nya. Yang sangaad tragis dan memilukan menurut ku.

Dan untuk kamu happy wedding yaa semoga bahagia selalu, kamu bahagia aku pun bahagia dari jauh dan aku akan merebut kebahagiaaan ku juga bersama pasangan ku yang sekarang. Amin

 

Program Community Development PT BSD Tbk sebagai Wujud dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Bumi Serpong Damai Tbk. adalah suatu perusahaan property yang membangun sebuah Kota Mandiri. Dalam perkembangan sebuah kota tentu diperlukan adanya komunitas masyarakat yang baik selain dari sekedar infrastruktur fisik. Agar sebuah kota dapat sustain ( hidup berkelanjutan dan dapat diwariskan kepada anak cucu) ada 3 (tiga) hal penting yang perlu dibina, yaitu : pembentukan pusat-pusat perekonomian, pengembangan sosial budaya masyarakatnya, dan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Ketiga hal tersebut harus dapat terintegrasi dengan baik mulai dari tahap gagasan, perencanaan, pembangunan, sosialisasi, dan pengelolaan.

Agar ketiga hal tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan diwariskan (sustainable) diperlukan adanya kerjasama yang baik antara para stakeholders, yaitu : perusahaan termasuk para karyawannya, pemerintah baik pusat maupun daerah, konsumen dari perusahaan, maupun komunitas di lingkungan itu sendiri.

Sejalan dengan itu PT BSD berkomitmen untuk menerapkan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) melalui pelaksanaan beberapa program community development  yang cakupan kegiatannya antara lain :

  1. Memperkuat dan mengefektifkan kehidupan bermasyarakat, baik dalam bidang ekonomi, sosial budaya, maupun lingkungan.
  2. Tanggung jawab sosial perusahaan, baik terhadap lingkungan di dalam maupun di luar perusahaan.

Contoh-contoh program Community Development  PT BSD yang telah dilaksanakan di BSD City berdasarkan kerangka penerapan CSR dalam upaya membangun komunitas BSD City agar kehidupan kota dapat berjalan dengan baik, yaitu:

1.    Bidang Ekonomi

Agar suatu kota / permukiman dapat sustainable memerlukan perekonomian yang baik dan berkesinambungan yang dapat menyentuh segala lapisan masyarakat. Pembangunan ekonomi tidak hanya dalam skala besar tetapi juga usaha mikro, kecil, dan menengah harus dapat hidup dengan baik. PT BSD dalam hal ini telah melaksanakan beberapa hal:

  • Mendedikasikan 25% Lahan Untuk Perekonomian Kota BSD
    Dari 6000 hektar luas BSD City yang akan dikembangkan, 25% (sekitar 1.500 ha) telah didedikasikan untuk pusat perekonomian seperti CBD (Central Business District), Kawasan Industri Ramah Lingkungan Taman Tekno, Pertokoan, dan lain-lain. Hal ini dimaksudkan agar perekonomian dapat tumbuh dengan baik yang didukung tulang punggung ekonomi yang kuat dalam menunjang pertumbuhan komunitasnya.
  • Memberi Prioritas kepada Informal Sektor
    Informal sektor tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sebuah kota. Sektor ini dapat membangun perekonomian terutama di lapisan bawah, karena sebuah kota harus seimbang dalam pembangunannya. Usaha-usaha mikro dan kecil sangat didorong oleh PT BSD agar dapat hidup dan berkembang mengikuti pertumbuhan kota BSD City. Beberapa contoh yang telah dilakukan adalah :

    • Pedagang Kaki Lima (PKL)
      PKL di BSD City dahulu tersebar hampir di semua tempat baik itu area komersial maupun hunian. Hal itu menimbulkan berbagai masalah, mulai dari soal kebersihan hingga keamanan. Di lain pihak banyak yang membutuhkan jasa para PKL ini, karena harganya yang murah. Untuk mengatasinya PT BSD berusaha memindahkan dan mengumpulkan para PKL tersebut ke lokasi yang lebih tertata dan rapi yang sekarang diberi nama Taman Jajan. Taman jajan di BSD City saat ini telah ada 8 buah yang lokasinya tersebar mulai dari Taman Kota, area-area bisnis, hingga sekolah. Dengan adanya Taman Jajan ini dapat mengatasi masalah kebersihan, kerapihan kota, keamanan, serta membantu para karyawan yang bekerja di lingkungan BSD City untuk mendapatkan makanan yang murah dan bersih. Taman Jajan yang dibangun mampu menampung ratusan pedagang dengan bangunan yang terjaga kebersihannya sehingga para PKL tidak sembarangan dalam berjualan.
    • Pasar Modern BSD City
      Dahulu BSD memiliki pasar tradisonal yang kondisinya persis sama dengan kondisi pasar tradisonal di Indonesia pada umumnya. Pasar tradisional identik dengan kesan kumuh dan jorok. PT BSD berinisiatif untuk membangun suatu pasar yang berkesan modern namun tidak meninggalkan keaslian pasar tradisional. Maka dibangunlah Pasar Tradisional yang dikelola secara modern yang diberi nama Market Place dengan bangunan permanen yang terdiri dari 100 ruko, 320 kios, dan 303 lapak. Para pedagang di pasar ini adalah pedagang dari pasar lama yang dipindahkan, sehingga tidak ada UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang dirugikan atau digusur. Fungsi mereka tetap bahkan mendapatkan tempat yang lebih baik.
  • Lapangan Kerja di BSD City
    Melalui proyek-proyeknya, PT BSD selalu memprioritaskan warga sekitar dahulu sebagai pekerjanya. Seperti proyek Ocean Park, ITC BSD, BSD Junction, tenaga keamanan, dan lain-lain. Melalui tes dan wawancara apabila memenuhi syarat maka bisa menjadi karyawan. Selain itu PT BSD juga menyediakan lapangan pekerjaan informal untuk tenaga kebersihan yang semuanya diambildari warga sekitar BSD City.
  • Bazaar Flohmak (Pasar Loak)
    Kebutuhan suatu komunitas sangat beragam. Begitu juga kebutuhan akan barang. Orang kadangkala membutuhkan barang yang tidak selalu baru namun masih layak pakai. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut PT BSD melalui Koperasi Karyawan PT BSD bekerjasama dengan warga membentuk Bazaar Flohmak yang diambil dari bahasa Jerman Floehmarkt. Bazaar ini semacam pasar barang bekas (loak) yang diadakan pada hari Sabtu/Minggu atau hari libur di lokasi yang tidak kumuh atau jorok.
  • Sentra Penjualan Tanaman Hias
    Dalam memenuhi kebutuhan akan hobi komunitasnya, BSD City membangun suatu pusat penjualan tanaman hias yang berlokasi di Taman Kota 2. Lokasi ini menjadi tempat berkumpulnya para pecinta tanaman. Di sini mereka dapat menyalurkan hobinya mulai dari bertukar informasi sampai pada Event Pameran Tanaman Hias.
  • Koperasi Karyawan PT BSD
    Koperasi Karyawan PT BSD pertama kali dibentuk pada 11 Maret 1991 yang beranggotakan karyawan PT BSD. Saat ini Koperasi Karyawan sudah beranggotakan 1200 orang. PT BSD membentuk Koperasi Karyawan PT BSD yang bertujuan untuk kesejahteraan serta memenuhi kebutuhan para karyawannya. Koperasi ini berjalan dengan sangat baik dan memiliki bermacam jenis usaha, mulai dari simpan-pinjam sampai pengadaan barang dan jasa. Banyak karyawan yang sangat terbantu dengan adanya koperasi ini, karena mereka dapat meminjam uang dan memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Infrastruktur Lain-lain yang Mendukung Perekonomian Kota
PT BSD dalam mendukung perekonomian kota membuat infrastruktur lain seperti : Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sekarang telah terbangun sebanyak 4 buah termasuk jembatan niaga, Pedestrian untuk pejalan kaki di seluruh kawasan BSD City, sampai pada Tempat Pemakaman Umum (TPU) seluas 1 hektar lebih.

2.    Bidang Sosial dan Budaya

Bidang Sosial dan Budaya sangat diperlukan dalam pengembangan sebuah kota. Apabila infrastruktur kota sudah baik namun komunitasnya tidak ada atau tidak memperhatikannya, maka fisik yang baik itu tidak akan bertahan lama. Maka dari itu diperlukan Program Community Development  atau Program Pemberdayaan Komunitas dalam bidang ini. Dengan adanya komunitas  yang baik dan terus berkembang, tentunya kota juga dapat terus sustain dan berkembang. Contoh kegiatan yang telah dilaksanakan PT BSD:

  • Pembangunan Infrastruktur di Lingkungan Perkampungan dan Bantuan Sekolah-sekolah
    PT BSD juga membangun jalan-jalan perkampungan agar akses keluar masuk lebih mudah. Selain itu juga membantu pembangunan jembatan-jembatan, masjid, maupun sekolah. PT BSD memberikan bantuan ke sekolah-sekolah dengan bentuk yang bermacam-macam. Ada yang diberikan tanahnya saja, bahkan ada yang dibangun sampai dapat beroperasi. Semua dilaksanakan oleh PT BSD untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.
  • Mendorong Tersedianya Fasilitas Kesehatan
    Fasilitas kesehatan di BSD City sangat lengkap. Mulai dari Puskesmas, Klinik 24 jam, Rumah Sakit Ibu dan Anak, sampai Rumah Sakit Internasional. Saat ini terdapat 27 Klinik dan Rumah sakit yang tersebar di seluruh wilayah BSD City.
  • Sarana-sarana Ibadah
    Di dalam BSD City saat ini terdapat 15 masjid dan 2 gereja yang tersebar di seluruh wilayahnya. Semua pembangunan sarana ibadah ini didukung oleh PT BSD.
  • Penyediaan Sarana Olahraga dan Rekreasi
    Suatu komunitas tentunya memerlukan sarana untuk berolahraga untuk menjaga kesehatannya dan rekreasi untuk melepas kepenatan. Dengan kesehatan yang baik maka dapat beraktivitas dengan baik. PT BSD dengan kesadaran itu membangun berbagai macam sarana olahraga dan rekreasi untuk warganya. Sarana yang tersedia mulai dari lapangan bulutangkis, voli, futsal, tenis, sampai kolam renang ukuran Internasional. Juga terdapat banyak Club House di dalam cluster-cluster di BSD City.
    Sarana rekreasi air terbesar di BSD City adalah Ocean Park yang di dalamnya terdapat kolam untuk anak balita sampai dewasa.
  • Kerjasama dengan Aparat dan Masyarakat dalam Bidang Keamanan
    PT BSD membangun kantor Polsek untuk menjaga keamanan seluruh wilayah BSD City. Namun tidak hanya itu, PT BSD juga mengajak warganya untuk menjaga lingkungan masing-masing dengan bekerjasa dalam pembentukan keamanan lokal.
  • Pembentukan RT dan RW
    Agar kehidupan komunitas dapat berjalan baik maka dibentuklah RT dan RW dengan dukungan PT BSD. Saat ini telah ada 33 RW dan 200 RT.
  • Pemberian Bantuan ke Warga Sekitar
    Selain kegiatan pemberdayaan masyarakat, PT BSD juga memberikan charity atau sumbangan-sumbangan kepada warga yang membutuhkan, terutama warga di luar BSD City. Bantuan yang diberikan seperti beasiswa, biaya pengobatan, dan lain-lain.
  • Pengembangan Bidang Pendidikan untuk Peningkatan Kualitas SDM dalam Pembangunan Kota
    Dalam pembangunan kota diperlukan SDM yang baik. PT BSD memiliki program dalam mendukung hal tersebut. Seluruh SMA baik umum maupun kejuruan yang ingin melaksanakan program Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT BSD sangat diterima dengan baik. Juga bagi mahasiswa yang ingin magang atau mencari data untuk skripsi dapat melaksanakannya di PT BSD. Tidak hanya itu, PT BSD juga banyak mendapat kunjungan dari instansi atau universitas baik dalam maupun luar negeri yang ingin studi banding. Pada tahun 2006 PT BSD telah mendapat kunjungan 1.552 orang.
    Di dalam lingkungan BSD City sendiri terdapat lebih dari 60 sekolah mulai dari TK sampai dengan Universitas, baik itu sekolah negeri, swasta, maupun internasional.
    Dalam pembangunan suatu kota tidak hanya diperlukan pembangunan fisik, pembangunan di bidang sosial juga sangat diperlukan untuk menghidupkan kota. Dengan tumbuhnya organisasi kemasyarakatan maka dapat juga mendorong perkembangan ekonomi. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan warga di BSD City selalu didukung oleh PT BSD, misalnya :

    • Bakti Keluarga BSD (BKBSD)
      BKBSD adalah paguyuban warga lintas agama, suku, etnis, asal usul, ras, maupun antar golongan yang dibentuk atas inisiatif beberapa warga di BSD City yang bertujuan untuk menggalang kebersamaan dan kekeluargaan. Organisasi nirlaba ini terbentuk pada awalnya untuk memberikan bantuan kepada korban tsunami di Aceh. Paguyuban bagi selurug warga BSD City ini dibentuk pada 5 Februari 2005. Kegiatan yang dilaksanakan lebih banyak ke kegiatan sosial, lingkungan, juga membangun keakraban antar sesama warga BSD City.
    • Organisasi atau Yayasan Dalam Bidang Keagamaan.
      Indonesia memiliki agama yang beragam,begitu juga di dalam BSD City. Namun keberagaman itu tidak membuat pertentangan antar agama, karena masing-masing golongan telah sadar akan posisinya. Dalam melaksanakan kegiatannya, golongan tersebut membuat organisasai, beberapa contohnya adalah :
      Kerukunan Keluarga Muslim BSD (KKMB), sekarang telah menjadi Yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, ekonomi maupun lingkungan, dengan mengkhususkan diri dalam bidang agama Islam.
      Santa Monika, organisasi Katolik yang banyak bergerak dalam bidang sosial dan keagamaan.
      Gereja Kristen Indonesia (GKI), organisasi Kristen yang juga banyak bergerak dalam bidang sosial dan keagamaan.
    • Organisasi Pemuda
      Pemuda juga sangat aktif dalam berorganisasi di dalam lingkungan BSD City, misalnya : IPB (Ikatan pemuda BSD), IRKAM, dan lain-lain.
  • Penyelenggaraan Jajan Jazz dan sebagai Komunitas Musisi
    Sejak setahun lalu tepatnya Maret 2006, Jajan Jazz dilaksanakan bekerja sama dengan Komunitas Musik BSD setiap hari Kamis malam pada minggu pertama tiap bulannya. Acara yang dibuat oleh warga dan untuk warga ini selain menampilkan musisi dari wilayah BSD sendiri, juga selalu dihadiri oleh para musisi jazz profesional. Acara yang berkonsep  street music performance ini mengajak interaksi antara penonton dengan pemain musik. Apabila ada yang ingin menunjukkan kebolehannya dipersilahkan untuk pentas. Acara yang digelar di Taman Jajan sektor 1.3 BSD City ini juga menjadi ajang tukar ilmu dari yang profesional kepada yang amatir.
  • Klub Tai Chi
    Klub senam yang anggotanya sudah mencapai lebih dari 100 orang ini tidak hanya terdiri dari orang tua, tetapi juga remaja. Klub Tai Chi di BSD yang bernama WISDOM TAI CHI BSD CITY ini selalu rutin melakukan kegiatannya 3 kali dalam seminggu yaitu pada Selasa, Kamis, dan Sabtu pada pukul 06.00 – 07.30 WIB di Taman Kota 1 BSD City.
  • Klub Senam Aerobik
    Klub senam aerobik ini diberi nama SENAM MAWAR. Kegiatan senam yang rutin dilaksanakan 2 kali seminggu pada Jum’at dan Minggu pukul 07.00 – 09.00 WIB ini selalu dipadati pengunjung. Acara senam ini dibuat gratis dengan instruktur warga BSD sendiri dan mengambil tempat di Taman Kota 1 BSD City.
  • Sanggar Bumi Damai
    Sanggar ini terbentuk karena banyaknya pelukis yang tinggal di BSD dan sering melakukan kegiatan melukis bersama yang mengambil tempat di lingkungan BSD City. Mereka paling sering melaksanakan kegiatan melukis di Taman Kota.
  • Sanggar Tari Modern dan Tradisional
    Sanggar tari baik modern maupun tradisional banyak tersebar di seluruh sektor BSD City. Sanggar-sanggar tersebut menampung anak-anak maupun remaja yang tertarik dengan tari-tarian.
  • Pelestarian Situs Bersejarah
    Di dalam BSD City terdapat situs bersejarah yaitu Monumen Lengkong. Lokasi ini adalah tempat gugurnya para perwira Akademi Militer termasuk Daan Mogot pada waktu akan melucuti senjata tentara Jepang. Lokasi seluas 4000 meter ini selalu dijaga kelestariannya.
  • Media Komunitas Warga
    PT BSD memiliki media komunitas bernama Suara BSD City. Media ini terbit sebulan sekali dengan oplah 12.500 yang disebar ke seluruh wilayah BSD City. Dengan adanya media ini sangat membantu warga dalam memperoleh informasi.

3.    Bidang Lingkungan

Dalam membangun suatu kota, aspek lingkungan sangat penting, karena dengan adanya lingkungan yang baik maka seluruh kegiatan dalam suatu kota dapat berjalan dengan lancar. Bidang lingkungan sangat berhubungan dengan kesehatan dan kelancaran dalam beraktivitas. Bayangkan apabila terjadi banjir atau tanah longsor tentunya akan mengganggu perekonomian. Juga apabila kota kotor akan timbul berbagai macam penyakit. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut maka PT BSD melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain :

  • Pembangunan Taman Kota 1 & 2
    Taman Kota 1 berada di pusat kota BSD dibuka  pada tahun 2004 dengan luas 2,5 hektar memiliki 60 jenis tanaman dengan jumlah pohon mencapai 2.500 pohon. Jenis pohon yang ada antara lain Nam-nam hutan, Keben, Pulai, Nyamplung, Menteng, Bintaro, Beringin sabre, Saraca, Meranti, sawo Duren, dan Sosis Afrika, dll. Taman ini berfasilitas plaza dan panggung, jogging track, fitness ground, acupuncture walk, tempat bermain anak, papan pendidikan lingkungan, dan kios jajanan.
    Taman Kota 2 dibuka pada tahun 2006 memiliki fasilitas yang lebih banyak dibanding Taman Kota 1 antara lain Bursa Tanaman Hias, Jembatan Gantung, Gazebo, Tree House, Mini Water Flow (air terjun dengan tinggi hanya 1 m) dengan luas yang lebih besar yaitu 9 hektar termasuk danau buatan (2 ha) dan sentra tanaman hias. Dengan area yang lebih besar jumlah pohon juga lebih banyak, sekitar 7.000 pohon. Jenis pohonnya antara lain Waru Gunung, Nam-nam hutan, Keben, Pulai, Nyamplung, Menteng, Bintaro, Beringin sabre, Saraca, Meranti, sawo Duren, dan Sosis Afrika, Flamboyant, dll.
    Fungsi Taman Kota ini selain sarana rekreasi dan olahraga warga juga berfungsi sebagai laboratorium alam / botani, melindungi kesuburan tanah dan air, daerah resapan air, penyedia oksigen / paru-paru kota, juga sarana pendidikan lingkungan. Setiap harinya kedua taman ini selalu dikunjungi oleh warga BSD City.
    Beragam acara komunitas warga dilaksanakan di Taman Kota ini. Untuk Taman Kota 1, setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pagi ada Senam Taichi. Jum’at dan Sabtu pagi ada Senam Aerobik. Setiap harinya Taman Kota dikunjungi 2000 orang dan pada saat akhir pekan bisa mencapai 4000 orang.
  • Pembangunan Nursery
    PT BSD membangun Nursery untuk memenuhi kebutuhan tanaman seluruh wilayah BSD City. Dengan luas 1 hektar dan memiliki 4 Green House. Nursery dapat memproduksi tanaman 300.000 polybag / bulan. Nursery menunjukkan bahwa PT BSD sangat peduli dengan penghijauan.
  • Instalasi Kompos
    Sampah-sampah Organik dari seluruh wilayah BSD City dikumpulkan dan diolah di sini untuk dijadikan kompos. Kompos yang sudah jadi dipergunakan untuk pembibitan tanaman baru atau perawatan tanaman di dalam area BSD City.
  • Pembangunan Daerah Resapan Air
    Daerah resapan sangat diperlukan dalam sebuah kota. Daerah resapan berfungsi agar air dapat terserap dengan baik sehingga air tanah tetap tersedia dan kota tidak banjir. PT BSD telah membangun daerah-daerah resapan air seperti : taman-taman kota (13,5 ha), jalur-jalur hijau (tersebar puluhan ha), taman-taman lingkungan (tersebar, puluhan ha), lapangan golf (75 ha), dan penggunaan paving blok di beberapa area.
  • Pembangunan Situ / Pond
    Situ / Pond dibangun PT BSD sebagai daerah parkir air untuk menampung luapan dan untuk diresapkan ke dalam tanah. Di BSD City terdapat 10 pond dengan total luas 26 hektar. Menurut penelitian, situ/pond lebih efektif dibandingkan sumur resapan karena mudah dalam perawatan dan efektif ( 1 m2 situ/pond sama dengan 1 buah sumur resapan).
  • Pembangunan Drainage Terpadu dan Normalisasi Sungai
    Wilayah BSD City dilalui 4 sungai (Cisadane, Jaletreng, Ciater, Angke). Sungai sungai tersebut aliran airnya dibuat lebih lancar dengan cara diluruskan, dilebarkan dan didalamkan. Hal ini dilaksanakan untuk mencegah luapan air yang berlebihan yang dapat menimbulkan banjir.
  • Bekerjasama dalam Pengelolaan Lingkungan
    PT BSD selalu mengajak warga untuk bersama-sama dalam pengelolaan lingkungan. Terutama lingkungan di wilayah RW masing-masing. PT BSD dapat memberikan asistensi dalam pengelolaan lingkungan yang baik, dengan tujuan agar komunitas nantinya dapat mengelola lingkungannya sendiri.
  • Penanaman Ribuan Pohon
    PT BSD hingga saat ini telah menanam ratusan ribu pohon di dalam wilayah BSD City. Hal ini dilaksanakan agar pembangunan lingkungan dapat seimbang dengan pambangunan fisik. Dengan lingkungan yang hijau dan asri kegiatan komunitas dapat berjalan dengan nyaman.
  • Gerakan Cinta Pohon (GCP)
    Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan khususnya pohon kepada anak-anak usia sekolah dasar. Program yang digagas pada bulan November 2005 ini mengajak anak-anak untuk menanam pohon serta memeliharanya. Kita membentuk kelompok yang terdiri dari 20 orang anak. Kelompok diambil dari seluruh RW dan sekolah yang ada di BSD City. Masing-masing kelompok diberikan 20 pohon yang harus dirawat dan akan dinilai setiap tahunnya.
  • Festival Hijau BSD City
    Acara ini adalah program rutin yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Juli untuk kampanye lingkungan hidup. Festival Hijau selalu mengangkat isu-isu lingkungan seperti penanaman pohon, kebersihan lingkungan, banjir, kesegaran udara, dan lain-lain. Acara ini bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup RI, media massa, serta sponsor lain yang peduli dengan lingkungan hidup. Kegiatan yang dilaksanakan adalah Fun Bike, Jalan sehat, Penanaman Pohon, Cek Emisi Kendaraan Bermotor, dan lain-lain.
  • Souvenir Benih Biji Tumbuhan
    Kepada setiap tamu yang datang ke BSD City, kita memberikan souvenir unik yaitu biji-bijian. Biji-biji tersebut kita kumpulkan dari seluruh tanaman yang tumbuh di lingkungan BSD City. Biji-biji dibungkus dalam kantung dari kertas. Tiap kantung terdiri dari 4-5 jenis biji. Pada kantung tersebut kita memberikan petunjuk penanamannya serta puisi mengenai lingkungan.

Sumber : http://www.bsdcity.com/thecity_csr.aspx

 

Pengertian dan Teori Etika Bisnis

Istilah etika memiliki beragam makna berbeda. Ada yang menyebutkan bahwa etika adalah semacam penelaahan, baik aktivitas penelaahan maupun hasil penelaahan itu sendiri. Pendapat lain menyebutkan bahwa etika adalah kajian moralitas. Sedangkan moralitas adalah pedoman yang dimiliki individu atau kelompok mengenai apa itu benar dan salah, atau baik dan jahat.

Meskipun etika berkaitan dengan moralitas, namun tidak sama persis dengan moralitas. Etika merupakan studi standar moral yang tujuan eksplisitnya adalah menentukan standar yang benar atau yang didukung oleh penalaran yang baik, dan dengan demikian etika mencoba mencapai kesimpulan tentang moral yang benar dan salah, dan moral yang baik dan jahat

Etika bisnis merupakan etika terapan. Etika bisnis merupakan aplikasi pemahaman kita tentang apa yang baik dan benar untuk beragam institusi, teknologi, transaksi, aktivitas dan usaha yang kita sebut bisnis. Etika bisnis merupakan studi standar formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam system dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yang ada didalam organisasi.

Banyak yang keberatan dengan penerapan standar moral dalam aktivitas bisnis. Beberapa orang berpendapat bahwa orang yang terlibat dalam bisnis hendaknya berfokus pada pencarian keuntungan financial bisnis mereka dan tidak membuang-buang energy mereka atau sumber daya perusahaan untuk melakukan pekerjaan baik.

Etika seharusnya diterapkan dalam bisnis dengan menunjukan bahwa etika mengatur semua aktifitas manusia yang disengaja, dan karena bisnis aktivitas manusia yang disengaja, etika juga hendaknya berperan dalam bisnis. Argument lain berpandangan bahwa, aktivitas bisnis, seperti juga aktivitas manusia lainnya, tidak dapat eksist kecuali orang yang terlibat dalam bisnis dan komunitas sekitarnya taat terhadap standar minimal etika. Bisnis merupakan aktifitas kooperatif yang eksistensinya mensyaratkan prilaku eksis.

Dalam masyarakat tanpa etika, seperti ditulis filsuf Hobbes, ketidakpercayaan dan kepentingan diri yang tidak terbatas akan menciptakan “perang antar manusia terhadap manusia lain”, dan dalam situasi seperti itu hidup akan menjadi “kotor, brutal, dan dangkal”. Karenanya dalam masyarakat seperti itu, tidak mungkin dapat melakukan aktivitas bisnis, dan bisnis akan hancur. Karena bisnis tidak dapat bertahan hidup tanpa etika, maka kepentingan bisnis yang paling utama adalah mempromosikan prilaku etika kepada anggotanya dan juga masyarakat luas.

Etika hendaknya diterapkan dalam bisnis dengan menunjukan bahwa etika konsisten dengan tujuan bisnis, khususnya dalam mencari keuntungan. Contoh merck dikenal karena budaya etisnya yang sudah lama berlangsung, namun ia tetap merupakan perusahaan yang secara spektakuler mendapatkan paling banyak keuntungan sepanjang masa.

Sebagian besar orang akan menilai perilaku etis dengan menghukum siapa saja yang mereka persepsi berprilaku tidak etis, dan menghargai siapa saja yang mereka persepsi berprilaku etis. Pelanggan akan melawan perusahaan jika mereka mempersepsi ketidakadilan yang dilakukan perusahaan dalam bisnis lainnya, dan mengurangi minat mereka untuk membeli produknya. Karyawan yang merasakan ketidakadilan, akan menunjukkan absentisme lebih tinggi, produktivitas lebih rendah, dan tuntutan upah yang tinggi. Sebaliknya, ketika karyawan percaya bahwa organisasi adil, akan senang mengikuti manajer. Melakukan apapun yang dikatakan manajer, dan memandang keputusan manajer sah. Ringkasnya, etika merupakan komponen kunci manajemen yang efektif. Dengan demikian, ada sejumlah argument yang kuat, yang mendukung pandangan bahwa etika hendaknya diterapkan dalam bisnis.

 

MACAM – MACAM ETIKA

 

Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan buruknya perilaku manusia, yaitu:

1.      ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikerjar oleh manusia dalam hidup ini sebagai suatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang perilaku/sikap yang akan diambil.
2.      ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Secara umum Etika  dapat dibagi menjadi:

1.        Etika Umum berbicara mengenai norma dan nilai moral, kondisi-kondisi dasar bagi manusia untuk bertindak secara etis,bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika, lembaga-lembaga normatif dan semacamnya.

2.        Etika Khusus adalah penerapan prinsip-prinsip atau norma-norma moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud: Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis: cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan/tindakan, dan teori serta prinsip moral dasar yang ada akibatnya.

Etika Khusus dibagi lagi menjadi 3:

a.    Etika Individual lebih menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.

b.    Etika Sosial berbicara mengenai kewajiban dan hak, sikap dan pola perilaku manusia sebagai makhluk sosial dalam interaksinya dengan sesamanya.

Etika individual dan etika sosial tidak dapat dipisahkan. Karena kewajiban seseorang terhadap dirinya berkaitan langsung dan dalam banyak hal mempengaruhi pula kewajibannya dengan orang lain, dan demikian pula sebaliknya. Etika sosial menyangkut hungan manusia dengan manusia lain.

Dengan demikian luasnya lingkup dari etika sosial, maka etika sosial ini terbagi atau terpecah menjadi banyak bagian/bidang. Dan pembahasan bidang yang paling aktual saat ini adalah mengenai:

a.       Sikap terhadap sesama

b.      Etika keluarga

c.       Etika profesi

d.      Etika politik

e.       Etika lingkungan

f.       Etika ideology

 

 

c.       Etika Lingkungan Hidup, menjelaskan hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya dan juga hubungan antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada lingkungan hidup secara keseluruhan.

 

1. Pengertian Etika

Etika berasal dari kata Yunani ‘Ethos’ (jamak – ta etha), berarti adat istiadat. Etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat. Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tatacara hidup yg baik, aturan hidup yang baik dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke generasi yang lain.

Moralitas berasal dari kata Latin Mos (jamak – Mores) berarti adat istiadat atau kebiasaan.

Pengertian harfiah dari etika dan moralitas, sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia yang telah diinstitusionalisasikan dalam sebuah adat kebiasaan yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang ajek dan terulang dalam kurun waktu yang lama sebagaimana laiknya sebuah kebiasaan.

Etika sebagai filsafat moral tidak langsung memberi perintah konkret sebagai pegangan siap pakai.

Etika dapat dirumuskan sebagai refleksi kritis dan rasional mengenai :

1.    Nilai dan norma yang menyangkut bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia

2.    Masalah kehidupan manusia dengan mendasarkan diri pada nilai dan norma moral yang umum diterima

Etika sebagai sebuah ilmu yang terutama menitikberatkan refleksi kritis dan rasional,

1.    Mempersoalkan apakah nilai dan norma moral tertentu memang harus dilaksanakan dalam situasi konkret terutama yang dihadapi seseorang, atau

1.    Etika mempersoalkan apakah suatu tindakan yang kelihatan bertentangan dengan nilai dan norma moral tertentu harus dianggap sebagai tindakan yang tidak etis dan karena itu dikutuk atau justru sebaliknya

2.    Apakah dalam situasi konkret yang saya hadapi saya memang harus bertindak sesuai dengan norma yang ada dalam masyarakatku ataukah justru sebaliknya saya dapat dibenarkan untuk bertindak sebaliknya yang bahkan melawan nilai dan norma moral tertentu.

Etika sebagai Ilmu menuntut orang untuk berperilaku moral secara kritis dan rasional.

Dengan menggunakan bahasa Nietzcshe, etika sebagai ilmu menghimbau orang untuk memiliki moralitas tuan dan bukan moralitas hamba

Dalam bahasa Kant, etika berusaha menggugah kesadaran manusia untuk bertindak secara otonom dan bukan secara heteronom. Etika bermaksud membantu manusia untuk bertindak secara bebas tetapi dapat dipertanggungjawabkan.

 

 

2. Tiga Norma Umum

Norma memberi pedoman tentang bagaimana kita harus hidup dan bertindak secara baik dan tepat, sekaligus menjadi dasar bagi penilaian mengenai baik buruknya perilaku dan tindakan kita.

 

Macam Norma :

a. Norma Khusus

b. Norma Umum

– Norma Sopan santun

– Norma Hukum

– Norma Moral

Norma-norma Khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan atau kehidupan khusus, misalnya aturan olah raga, aturan pendidikan dan lain-lain.

Norma-norma Umum sebaliknya lebih bersifat umum dan sampai pada tingkat tertentu boleh dikatakan bersifat universal.

Norma Sopan santun / Norma Etiket adalah norma yang mengatur pola perilaku dan sikap lahiriah dalam pergaulan sehari-hari.

Etika tidak sama dengan Etiket. Etiket hanya menyangkut perilaku lahiriah yang menyangkut sopan santun atau tata krama

Norma Hukum adalah norma yang dituntut keberlakuannya secara tegas oleh masyarakat karena dianggap perlu dan niscaya demi keselamatan dan kesejahteraan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Norma Moral, yaitu aturan mengenai sikap dan perilaku manusia sebagai manusia.

Norma moral ini menyangkut aturan tentang baik buruknya, adil tidaknya tindakan dan perilaku manusia sejauh ia dilihat sebagai manusia.

Ada beberapa ciri utama yang membedakan norma moral dari norma umum lainnya ( kendati dalam kaitan dengan norma hukum ciri-ciri ini bisa tumpang tindih) :

1.    Kaidah moral berkaitan dengan hal-hal yang mempunyai atau yang dianggap mempunyai konsekuensi yang serius bagi kesejahteraan, kebaikan dan kehidupan manusia, baik sebagai pribadi maupun sebagai kelompok.

2.    Norma moral tidak ditetapkan dan/atau diubah oleh keputusan penguasa tertentu. Norma moral dan juga norma hukum merupakan ekspresi, cermin dan harapan masyarakat mengenai apa yang baik dan apa yang buruk. Berbeda dengan norma hukum, norma moral tidak dikodifikasikan, tidak ditetapkan atau diubah oleh pemerintah. Ia lebih merupakan hukum tak tertulis dalam hati setiap anggota masyarakat, yang karena itu mengikat semua anggota dari dalam dirinya sendiri.

3.    Norma moral selalu menyangkut sebuah perasaan khusus tertentu, yang oleh beberapa filsuf moral disebut sebagai perasaan moral (moral sense).

3. Teori Etika

a. Etika teleologi

Etika teleologi yaitu etika yang mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang hendak dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibatnya yang ditimbulkan atas tindakan yang dilakukan. Suatu tindakan dinilai baik, jika bertujuan mencapai sesuatu yang baik,atau akibat yang ditimbulkannya baik dan bermanfaat. Misalnya : mencuri sebagai etika teleology tidak dinilai baik atau buruk. berdasarkan tindakan itu sendiri, melainkan oleh tujuan dan akibat dari tindakan itu. Jika tujuannya baik, maka tindakan itu dinilai baik. Contoh seorang anak mencuri untuk membiayai berobat ibunya yang sedang sakit, tindakan ini baik untuk moral kemanusian tetapi dari aspek hukum jelas tindakan ini melanggar hukum. Sehingga etika teologi lebih bersifat situasional, karena tujuan dan akibatnya suatu tindakan bisa sangat bergantung pada situasi khusus tertentu. Karena itu setiap norma dan kewajiban moral tidak bisa berlaku begitu saja dalam situasi sebagaimana dimaksudkan.

Filosofinya:

·   Egoism

Perilaku yang dapat diterima tergantung pada konsekuensinya. Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri. Satu-satunya tujuan tindakan moral setiap orang adalah mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya.Egoisme ini baru menjadi persoalan serius ketika ia cenderung menjadihedonistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata sebagai kenikmatan fisik yg bersifat vulgar. Memaksimalkan kepentingan kita terkait erat dengan akibat yang kita terima.

 

·  Utilitarianism

Semakin tinggi kegunaannya maka semakin tinggi nilainya. Berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”. Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan. Dalam rangka pemikiran utilitarianisme, kriteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan adalah “the greatest happiness of the greatest number”, kebahagiaan terbesar dari jumlah orang yang terbesar.

b. Teori Deontologi

Teori Deontologi yaitu : berasal dari bahasa Yunani , “Deon“ berarti tugas dan “logos” berarti pengetahhuan. Sehingga Etika Deontologi menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik. Suatu tindakan itu baik bukan dinilai dan dibenarkan berdasarkan akibatnya atau tujuan baik dari tindakanyang dilakukan, melainkan berdasarkan tindakan itu sendiri sebagai baik pada diri sendiri. Dengan kata lainnya, bahwa tindakan itu bernilai moral karena tindakan itu dilaksanakan terlepas dari tujuan atau akibat dari tindkan itu. Contoh : jika seseorang diberi tugas dan melaksanakanny sesuai dengan tugas maka itu dianggap benar, sedang dikatakan salah jika tidak melaksanakan tugas.

 

Sumber : http://bembyagus.blogspot.com/2012/04/pengertian-etika-etika-bisnis-dan-jenis.html

 

Etika Bisnis dan Fungsinya

Tanggung-jawab sosial dimana bisnis diharapkan memberikan arti bagi komunitas pada umumnya, khususnya ditempat bisnis berada atau memiliki kepentingan. Misalnya tumpahan minyak Exxon Mobil. Sudah menjadi tanggung-jawab bisnis untuk melindungi kepentingan orang banyak, hewan dan lingkungan dimana sumber digunakan. Karena penanganan isu yang tidak tepat, maka hubungan masyarakat menjadi mimpi buruk perusahaan. Saat ini Exxon telah diperintahkan untuk membersihkan area yang semestinya dijaga dari kerusakan. Ketidakpedulian etika bisnis dalam kasus ini, akan mengakibatkan citra negatif perusahaan di masyarakat dan tuntutan hukum.

• Isu terkait tanggung-jawab perusahaan dengan pemegang saham. Ini adalah area dengan regulasi yang ketat namun memerlukan campur tangan pemerintah, dikarenakan praktek tidak etis yang dilakukan oleh perusahaan di masa lalu. Konsep meningkatkan nilai pemegang saham adalah bagian dari prinsip dasar perusahaan dan jika etika bisnis tidak digunakan, bisnis akan runtuh karena tekanan dari pemegang saham.

• Negosiasi dan kerjasama antar perusahaan. Seringkali rival dalam bisnis memburuk karena jumlah uang dan ego yang mengendalikan mereka. Pengambilalihan yang kasar dan spionase bisnis adalah beberapa contoh perilaku tidak etis dalam dunia bisnis. Jika ditemukan, perilaku ini dapat dikenakan hukuman oleh hukum atau opini publik . Agar permainan adil dan menjaga minat konsumen, pemerintah mengatur kerjasama yang dilakukan oelh perusahaan. Microsoft menjadi target penyalahgunaan dan kemarahan karena teknik monopoli bisnisnya. Meskipun hal tersebut tidak menenggelamkan raksasa IT, banyak yang mengatakan, akan menghadapi tekanan jangka panjang. Pemerintah juga sudah turun tanggan untuk memastikan bisnis lainnya dan konsumen tidak dirugikan.

• Perlindungan pemegang saham. Setiap usaha memiliki pemegang saham disamping pemiliknya – karyawan dan publik. Bisnis harus memastikan hak dan kepentingan kelompok in dilindungi dengan baik. Keributan dan kondisi kerja karyawan yang buruk di Wal-Mart mengakibatkan pandangan negatif pada departmen store besar tersebut. Ini mengakibatkan kompetisi dan rival memiliki peluang untuk mengambil alih saat perusahaan sedang sibuk mengendalikan kerusakan.

• Dasar praktek bisnis sebuah perusahaan. Kontrak dibawah tangan, penggunaan produk yang tidak standar, menyebarnya informasi produk yang salah, memperkerjakan karyawan ilegal dengan upah dibawah minimum, dsb menunjukkan perusahaan dijalankan dengan tidak etis dan bukan tempat kerja atau penyedia jasa yang bermutu.

sumber : http://pengusahamuslim.com/etika-bisnis-dan-fungsinya

 

Pengertian Etika Bisnis

Secara umum etika bisnis dapat diartikan ke dalam dua suku kata yaitu “Etika” dan “Bisnis”, sedangkan arti kata dari “Etika” itu sendiri adalah suatu perilaku yang seharusnya dilakukan karena “diyakini” bahwa perilaku tersebut adalah “baik”. Sedangkan kata “Bisnis” dapat diartikan sebagai kegiatan pendayagunaan sumber-sumber daya ekonomi dengan tujuan memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut, adapun sumber daya ekonomi yang dimaksud disini adalah
1. bahan baku / sumber daya yang digunakan
2. tenaga kerja
3. modal
4. energi
5. tekhnologi
6. informasi
Oleh karena itu pengertian etika bisnis secara spesifik dapat diartikan sebagai standar-standar nilai yang berlaku pada perusahaan di daerah tertentu dan dijadikan pedoman atau acuan bagi manajer dan segenap karyawannya dalam mengambil suatu keputusan maupun mengoperasikan suatu kegiatan bisnis tertentu untuk mencapai tujuan dari perusahaan tersebut, sehingga suatu etika bisnis mempunyai suatu kedudukan fungsi di suatu perusahaan sebagai tatanan atau norma yang membuat hubungan baik antar sesama, sehingga di harapkan tidak terjadi distorsi atau kesenjangan di dalam perusahaan.
Di dalam masyarakat suatu etika di bagi menjadi dua macam yaitu :
1. Etika Relatif / Subyektif
yang mana etika ini diyakini sebagai suatu tindakan yang benar dan berlaku di daerah tertentu saja, sebagai cotoh :
* berbicara dan berperilaku sopan kepada orang yang lebih tua
* meminta ijin saat berjalan melewati orang yang sedang duduk
2. Etika Universal
yang mana suatu etika ini dianggap benar di banyak tempat, sebagai contoh :
* menghidupkan retting saat akan berbelok di jalan raya
* mengetuk pintu pada saat akan memasuki suatu ruangan

sumber : http://erwinnote.wordpress.com/2011/05/08/pengertian-etika-bisnis-2/

 

Manfaat Penerapan Etika Bisnis pada Perusahaan

PRAKTIK PENERAPAN ETIKA BISNIS

Praktik penerapan etika bisnis yang paling sering dijumpai masih terbatas pada penyediaan buku saku kode etik (code of conduct) perusahaan (pra-penerapan).

Buku kode etik perusahaan biasanya mengkodifikasi nilai-nilai etika bisnis & budaya perusahaan (corporate culture) dalam suatu bentuk rumusan tata-tindak tertulis mengenai segala sesuatu yang dapat & tidak dapat dilakukan oleh menejemen & karyawan perusahaan bersangkutan >>> etika dapat ditafsirkan sebagai bagian dari Code of Conduct dari suatu entitas usaha(Kwik Kian Gie, 2003).

Dalam Code of Conduct inilah tercantum nilai-nilai etika berusaha sebagai salahsatu pelaksanaan kaidah-kaidah Good Governance >>> Code of Conduct itu harus disusun berdasar prinsip-prinsip etika bisnis yang tepat, benar dengan memperhatikan prinsip berkeadilan (fairness) dan tidak semata-mata mencari keuntungan usaha.

Manfaat Budaya Perusahaan

Kelangsungan hidup perusahaan / organisasi tergantung pada budaya yang dimilik. Menurut Susanto ( 1997 ), budaya perusahaan dapat dimanfaatkan sebagai daya saing andalan organisasi dalam menjawab tantangan dan perubahan. Budaya perusahaanpun dapat berfungsi sebagai rantai pengikat dalam proses menyalur persepsi atau arah pandang anggota terhadap suatu permasalahan, sehingga akan menjjadi suatu satu kekuatan dalam mencapai tujuan organisasi

Beberapa manfaat budaya perusahaan dikemukakan oleh Robbinson ( 1993 )

  1. Membatasi peran yang membedakan antara organisasi yang satu dengan organisasi yang lain karena setiap organisasi mempunyai peran yang berbeda, sehingga perlu memiliki akar budaya yang kuat dalam sistem dan kegiatan yang ada didalamnya.
  2. Menimbulkan rasa memiliki identitas bagi anggota. Adanya budaya yang kuat, anggota organisasi akan merasa memiliki iidentitas yang merupakan ciri khas organisasinya.
  3. Mementingkan tujuan bersama darpada mengutamakan kepentingan individu
  4. Menjaga stabilitas organisasi yang direkatkan oleh pemahaman budaya yang sama akan membuat kondisi internal yang relatif stabil.

Keempat fungsi tersebut menunjukkan bahwa budaya perusahaan dapat membentuk perilaku dan tindakan karyawan dalam menjalankan aktivitasnya. Oleh karena itu, nilai-nilai yang ada dalam organisasi perlu ditanamkan sejak dini pada diri setiap anggota.

PERAN & MANFAAT ETIKA

Seorang manusia akan menyelaraskan segala tindak-tanduk dan tingkahlaku menurut etika yang berlaku di lingkup dia bertempat tinggal dan atau bekerja.

Tidak ada satupun manusia yang dapat hidup sebebas-bebasnya karena manusia hidup dalam suatu konstelasi tingkahlaku standar, religi, norma, nilai moralitas, dan  hukum yang mengatur bagaimana seseorang harus bertindak dan mengendalikan semangat  kebebasan (freedom) serta tunduk terhadap etika yang disepakati secara luas.

Standar moral yang dikenakan atas orang per orang dianggap menghalangi kebebasan individu (Lukes, 1973). Menurut paham sosialis,  kebebasan dianggap sebagai pemerataan pembagian kekuasaan dan tentunya juga kebebasan. Istilahnya, kebebasan tanpa kesetaraan adalah serupa dengan penjajahan oleh mereka yang berkuasa.

Etika pada dasarnya adalah standar atau moral yang menyangkut benar – salah, baik – buruk. Dalam kerangka konsep etika bisnis terdapat aturan – aturan moral yang dibuat untuk dipatuhi guna kelangsungan hidup suatu perusahaan agar dapat berjalan dengan semestinya sesuai dengan yang telah diharapkan.

Peran etika bisnis bagi perusahaan dapat diliha pada :

Nilai-nilai Perusahaan

Nilai-nilai perusahaan merupakan landasan moral dalam mencapai visi dan misi perusahaan. Oleh karena itu,  sebelum merumuskan nilai-nilai perusahaan, perlu dirumuskan visi dan misi perusahaan. Walaupun nilai-nilai perusahaan pada dasarnya universal, namun dalam merumuskannya perlu disesuaikan dengan sektor usaha serta karakter dan letak geografis dari masing-masing perusahaan. Nilai-nilai perusahaan yang universal antara lain adalah terpercaya, adil dan jujur.

Pedoman Perilaku

Pedoman perilaku merupakan penjabaran nilai-nilai perusahaan dan etika bisnis dalam melaksanakan usaha sehingga menjadi panduan bagi organ perusahaan dan semua karyawan perusahaan; Pedoman perilaku mencakup panduan tentang benturan kepentingan, pemberian dan penerimaan hadiah dan donasi, kepatuhan terhadap peraturan, kerahasiaan informasi, dan pelaporan terhadap perilaku yang tidak etis.

Benturan Kepentingan

Benturan kepentingan adalah keadaan dimana terdapat konflik antara kepentingan ekonomis perusahaan dan kepentingan ekonomis pribadi pemegang saham, angggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta karyawan perusahaan; Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta karyawan perusahaan harus senantiasa mendahulukan kepentingan ekonomis perusahaan diatas kepentingan ekonomis pribadi atau keluarga, maupun pihak lainnya; Anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta karyawan perusahaan dilarang menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan atau keuntungan pribadi, keluarga dan pihak-pihak lain; Dalam hal pembahasan dan pengambilan keputusan yang mengandung unsur benturan kepentingan, pihak yang
bersangkutan tidak diperkenankan ikut serta; Pemegang saham yang mempunyai benturan kepentingan harus mengeluarkan suaranya dalam RUPS sesuai dengan keputusan yang diambil oleh pemegang saham yang tidak mempunyai benturan kepentingan; Setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta karyawan perusahaan yang memiliki wewenang pengambilan
keputusan diharuskan setiap tahun membuat pernyataan tidak memiliki benturan kepentingan terhadap setiap keputusan yang telah dibuat olehnya dan telah melaksanakan pedoman perilaku yang ditetapkan oleh perusahaan.

Pemberian dan Penerimaan Hadiah dan Donasi

Setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta karyawan perusahaan dilarang memberikan atau menawarkan sesuatu, baik langsung ataupun tidak langsung, kepada pejabat Negara dan atau individu yang mewakili mitra bisnis, yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan; Setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta karyawan perusahaan dilarang menerima sesuatu untuk kepentingannya, baik langsung ataupun tidak langsung, dari mitra bisnis, yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan; Donasi oleh perusahaan ataupun pemberian suatu aset perusahaan kepada partai politik atau seorang atau lebih calon anggota badan legislatif maupun eksekutif, hanya boleh dilakukan sesuai dengan peraturan perundang- undangan. Dalam batas kepatutan sebagaimana ditetapkan oleh perusahaan, donasi untuk amal dapat dibenarkan; Setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta karyawan perusahaan diharuskan setiap tahun membuat pernyataan tidak memberikan sesuatu dan atau menerima sesuatu yang dapat mempengaruhi pengambilan
keputusan.

Kepatuhan terhadap Peraturan

Organ perusahaan dan karyawan perusahaan harus melaksanakan peraturan perundang-undangan dan peraturan perusahaan; Dewan Komisaris harus memastikan bahwa Direksi dan karyawan perusahaan melaksanakan peraturan perundang-undangan dan peraturan perusahaan; Perusahaan harus melakukan pencatatan atas harta, utang dan modal secara benar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Kerahasiaan Informasi

Anggota Dewan Komisaris dan Direksi, pemegang saham serta karyawan perusahaan harus menjaga kerahasiaan informasi perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, peraturan perusahaan dan kelaziman dalam dunia usaha; Setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi, pemegang saham serta karyawan perusahaan dilarang menyalahgunakan informasi yang berkaitan dengan perusahaan, termasuk tetapi tidak terbatas pada informasi
rencana pengambil-alihan, penggabungan usaha dan pembelian kembali saham;

Setiap mantan anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta karyawan perusahaan, serta pemegang saham yang telah mengalihkan sahamnya, dilarang mengungkapkan informasi yang menjadi rahasia perusahaan yang diperolehnya selama menjabat atau menjadi pemegang saham di perusahaan, kecuali informasi tersebut diperlukan untuk pemeriksaan dan penyidikan sesuai dengan peraturan perundang undangan, atau tidak lagi menjadi rahasia milik perusahaan.

 

 

Pelaporan terhadap pelanggaran Pedoman Perilaku

Dewan Komisaris berkewajiban untuk menerima dan memastikan bahwa pengaduan tentang pelanggaran terhadap etika bisnis dan pedoman perilaku perusahaan diproses secara wajar dan tepat waktu; Setiap perusahaan harus menyusun peraturan yang menjamin perlindungan terhadap individu yang melaporkan terjadinya pelanggaran terhadap etika bisnis dan pedoman perilaku perusahaan. Dalam pelaksanannya, Dewan Komisaris dapat memberikan tugas kepada komite yang membidangi pengawasan implementasi GCG.

Berikut ini merupakan manfaat etika bisnis yang baik dijalankan oleh perusahaan – perusahaan maupun organisasi :

  1. Pengendalian diri
  2. Pengembangan tanggung jawab sosial perusahaan
  3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi
  4. Dapat menciptakan persaingan yang sehat antar perusahaan maupun organisasi
  5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
  6. Guna menghindari sifat KKN ( Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ) yang dapat merusak tatanan moral
  7. Dapat mampu menyatakan hal benar itu adlah benar
  8. Membentuk sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dengan golongan pengusaha lemah
  9. Dapat konsekuen dan konsisten dengan aturan-aturan yang telah disepakati bersama
  10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah dimiliki.

Sumber : http://riezkagunawan.wordpress.com/2011/10/08/manfaat-penerapan-etika-bisnis-pada-perusahaan/

 

IMPLEMENTASI ETIKA DALAM BISNIS

Etika adalah cabang filosofi yang menginvestigasi penilaian normatif tentang tingkah laku benar atau salah, mana yang harus dilakukan dan tidak dilakukan. Kebutuhan akan etika timbul dari keinginan untuk menghindari masalah-masalah dikehidupan nyata. Etika tidak membahas isu apa tentang kepercayaan yang seharusnya atau tidak seharusnya dianut, karena sudah menyangkut masalah keagamaan. Etika berhubungan dengan prinsip yang membimbing perilaku manusia. Etika adalah study tentang norma dan nilai-nilai tentang salah dan benar, baik dan buruk, apa yang seharusnya kita lakukan dan dihindari.

 

Etika dan Moral

Ensiklopedi Filosofi mendefinisikan etika dalam tiga cara:

  1. Suatu pola umum atau cara hidup.
  2. Suatu rangkaian peraturan tentang tingkah laku atau moral.
  3. Penyelidikan tentang cara hidup dan peraturan tingkah laku.

 

Menurut Ensiklopedi Filosofi, moralitas dan moral memiliki empat karakteristik yaitu:

  1. Keyakinan tentang sifat manusia.
  2. Keyakinan tentang apa yang bagus atau berguna untuk diri sendiri.
  3. Peraturan yang menentukan apa yang sebaiknya dilakukan dan apa yang sebaiknya tidak dilakukan.
  4. Motif yang mendorong kita untuk memilih hal yang benar atau salah.

 

Setiap aspek di atas akan dieksplorasi menggunakan teori etika yang diaplikasikan dalam membuat keputusan etis dalam sebuah lingkungan bisnis yaitu utilitarianism, deontologi, keadilan dan kejujuran, dan virtue ethics.

Setiap teori memberikan penekanan yang berbeda pada empat karakteristik.

1. Utilitarianism

Menekankan pentingnya peraturan dalam melakukan apa yang baik, di mana deontologi menerangkan motivasi pembuat keputusan etis.

2. Virtue ethics

Cenderung menerangkan manusia dalam kebiasaan yang holistic.

 

Walaupun setiap teori menekankan aspek yang berbeda tentang moral, akan tetapi teori-teori tersebut memiliki beberapa persamaan, khususnya yang berfokus tentang apa yang seharusnya atau tidak seharusnya dilakukan. Teori-teori tersebut bertujuan untuk membantu dalam membuat keputusan yang etis.

Semua orang mengetahui apa yang baik dan buruk. Dilema etika timbul ketika harus memilih antara dua alternatif. Dilema etika meningkat karena tidak ada pilihan yang sepenuhnya benar. Namun, ada alasan yang memaksakan setiap alternatif bagi individu untuk memutuskan alternatif mana yang dipilih. Seorang pembuat keputusan yang etis seharusnya tidak memilih hanya karena pilihan tersbut sudah dipilih oleh banyak orang supaya konsisten. Namun, sebagai orang yang etis, seseorang dapat memiliki pendirian tentang masalah kehidupan manusia yang sulit dan penting dan dapat menerangkan serta menjustifikasi pendiriannya. Seseorang harus dapat mengatakan dengan jelas dan mempertahankan alasan mengapa ia memilih suatu tindakan atau keputusan menggunakan teori dan alasan etika.

Di dalam bisnis, ada banyak faktor yang mempengaruhi seorang pembuat keputusan dalam membuat keputusan yang benar. Faktor-faktor tersebut dikelompokkan menjadi kendala organisasional dan karakter personal. Kendala organisasional meliputi sistem reward, budaya organisasi, dan sifat manajemen puncak dalam perusahaan tersebut. Orang akan melakukan pekerjaan sesuai dengan upah yang diiterimanya, jika sistem reward meningkatkan keraguan atau menurunkan semangat untuk melakukan diskusi etis tentang tindakan yang dianjurkan, maka karyawan tidak akan mempertimbangkan faktor etika dalam pembuatan keputusan. Nilai organisasi mempengaruhi perilaku karyawan dan manajer senior. Jika karyawan mengetahui bahwa perusahaan memilih atau mendukung konsumen yang melakukan tindakan tidak etis namun dewan direktur menunjukkan tingkah laku yang “bossy”, maka karyawan junior akan berpikir bahwa etika dan melakukan tindakan yang benar adalah tidak penting dalam bisnis.

Karakteristik personal mempengaruhi apa yang sebenarnya dianggap benar misalnya terkait dengan pemahaman bisnis yang menyesatkan, komitmen yang berlebihan terhadap perusahaan, dan ketidakdewasaan etika. Beberapa karyawan memiliki pemikiran yang keliru, yaitu tujuan bisnis adalah hanya mendapatkan laba.

 

Etika dan Bisnis

Terdapat tiga faktor yang dapat menjelaskan mengapa seseorang harus berlaku etis, yaitu agama, hubungan dengan orang lain, dan persepsi tentang diri sendiri.

  1. Faktor agama menyebutkan bagaimana seseorang seharusnya hidup berdasarkan prinsip agama.
  2. Faktor hubungan dengan orang lain menyebutkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang hidup bermasyarakat dengan orang lain. Secara alamiah, seseorang mengembangkan emosional yang kuat dengan orang lain, seseorang sering menunjukkan melului tindakan yang penuh kasih sayang dan pengorbanan. Melalui interaksi, seseorang menjadi simpatik terhadap emosi dan perasaan mereka.
  3. Faktor persepsi tentang diri sendiri menyebutkan bahwa seseorang berperilaku etis karena self-interest. Aspek fundamental sifat manusia adalah bahwa mereka adalah self-interest. Walaupun seseorang hidup dalam masyarakat, setiap orang hidup memiliki kehiduan sendiri yang unik. Contohnya, faktor yang mempengaruhi saya adalah penting bagi saya. Oleh karena it, ada perbedaan antara self-interest dan selfishness. Selfishness hanya fokus pada diri sendiri dan mengutamakan kepentingan individu di atas kepentingan orang lain. Sedangkan, self-interest adalah ketertarikan yang fokus pada diri sendiri bukan ketertarikan dalam diri sendiri. Self-interest tidak didefinisikan hanya ketertarikan yang fokus pada individu tetapi juga tentang semua hal yang berhubungan dengan individu tersebut, yaitu keluarga, temanm dan masyarakat di mana ia hidup. Self-interest mempunyai hubungan dekat dengan perilaku ekonomi.

 

Self-interest dan Ekonomi

Konsep self-interest menjelaskan social harmony dan kerjasama ekonomi. Thomas Hobbes (1588-1679) membuktikan bahwa self-interest memotivasi orang untuk memciptakan kedamaian dalam masyarakat. Dari perspektif ini, masyarakat dapat dianggap sebagai kontrak voluntary antarindividu dimana kebebasan individu ditukar dengan kedamaian dan self-preservation. Keinginan terhadap perlindungan personal menunjukkan bahwa setiap individu membatasi kebebasannya dengan sukarela untuk melindungi social harmony.

Menurut Smith, bisnis adalah aktivitas sosial dan masyarakat memiliki perilaku sesuai dengan prinsip etika dan pasar adalah suatu bentuk kompetisi. Perdagangan bergantung pada honoring contract dan kerjasama satu sama lain.Oleh karena itu, setiap orang harus bertindak sesuai dengan pedoman etika dalam berbisnis. Bisnis adalah self-interest. Self-interest mempunyai konsekuensi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial setiap orang. Bisnis bukan suatu bentuk ketamakan.

 

Etika, Bisnis dan Hukum

Etika, bisnis dan hukum saling berhubungan tetapi ada bagian-bagian yang saling tumpang tindih misalnya masalah aturan dan peraturan yang harus dipatuhi oleh perusahaan dimana hukum dibuat oleh pemerintah, badan-badan regulator, asosiasi profesional dan lainya. Ada juga tumpang tindih antara hukum dengan etika terkait dengan larangan membunuh, dan juga terdapat area lain yang saling bersinggungan antara aktivitas bisnis dengan norma-norma etika. Intinya adalah etika seharusnya menjadi panduan tingkah laku diatas hukum. Hukum biasanya adalah standar minimum tentang tingkah laku yang bisa diterima, akan tetapi terkadang seringkali terjadi konflik hukum diberbagai negara yang berlarut-larut, atau mungkin tidak berlaku disuatu tempat. Sehingga dalam kasus seperti itu, etika ditempatkan diatas hukum standar minimal.

Teori-teori Utama tentang Etika yang dapat membantu memecahkan masalah dilema etika

1. Teleology: Utilarism dan Consequentialism – Analisis Dampak

Mengevaluasi keputusan sebagai hal baik atau buruk, diterima dan tidak bisa diterima terkait dengan konsekuensi suatu keputusan

2. Etika Deotologi – Motivasi yang mendasari tingkah laku

Mengevaluasi keetisan perilaku berdasarkan motibvasi pembuat keputusan dan berdasarkan tindakan deontologi yang dapat dianggap benar secara etis meskipun keputusan tersebut berdampak buruk terhadap si pembuat keputusan maupun masyarakat pada umumnya

3. Keadilan dan Kelayakan – Penilaian Keseimbangan

Kebutuhan akan keadilan timbul karena dua hal yaitu ketika masyarakat dirugikan dan ketika terjadi kelangkaan sumber daya.

Referensi:

Brooks, L.J. and Paul Dunn. 2010. Business and Professional Ethics: for Directors, Executives and Accountants. South-Western Cengeage LEarning. USA

Sumber : http://blog.stie-mce.ac.id/sriati/2012/05/09/implementasi-etika-dalam-bisnis/