Pengertian Koperasi..

Menurut pendapat saya koperasi yaitu kumpulan orang-orang atau suatu badan usaha bersifat sukarela yang kegiatannya berdasarkan prinsip- prinsip koperasi dan mempunyai tujuan ekonomi bersama yang diawasi secara demokratis sehingga akan bersedia menanggung resiko kerugian bersama dan menerima keuntungan secara adil yang berdasarkan atas dasar asaz kekeluargaan.

berkembangnya koperasi di negara maju (barat) dan negara berkembang memang sangat diametral. Di negara berkembang koperasi dirasa perlu dihadirkan dalam kerangka membangun institusi yang dapat menjadi mitra negara dalam menggerakkan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,berbagai peraturan perundangan yang mengatur koperasi dilahirkan dengan maksud mempercepat pengenalan koperasi dan memberikan arah bagi pengembangan koperasi serta dukungan/perlindungan yang diperlukan, Ciri utama perkembangan koperasi di Indonesia adalah dengan pola penitipan kepada program yaitu : (i) Program pembangunan secara sektoral; (ii) Lembaga-lembaga pemerintah; dan (iii) Perusahaan baik milik negara maupun swasta. Sebagai akibatnya prakarsa masyarakat luas kurang berkembang dan kalau ada tidak diberikan tempat semestinya. Selama ini “koperasi” di­kem­bangkan dengan dukungan pemerintah dengan basis sektor-sektor primer yang memberikan lapangan kerja terbesar ba­gi penduduk Indonesia. KUD sebagai koperasi program yang didukung dengan program pem­bangunan untuk membangun KUD. Di sisi lain pemerintah memanfaatkan KUD untuk mendukung program pembangunan seperti yang se­lama PJP I, menjadi ciri yang menonjol dalam politik pem­bangunan koperasi. Bukti bahwa perkembangan koperasi di Indonesia maju yaitu Sampai dengan bulan November 2001, jumlah koperasi di seluruh Indonesia tercatat sebanyak 103.000 unit lebih, dengan jumlah keanggota ada sebanyak 26.000.000 orang. Jumlah itu jika dibanding dengan jumlah koperasi per-Desember 1998 mengalami peningkatan sebanyak dua kali lipat. Jika melihat posisi koperasi pada hari ini sebenarnya masih cukup besar harapan kita kepada koperasi. Memasuki tahun 2000 posisi koperasi Indonesia pada dasarnya justru didominasi oleh koperasi kredit yang menguasai antara 55-60 persen dari keseluruhan aset koperasi dan dilihat dari populasi koperasi yang terkait dengan program pemerintah hanya sekitar 25% dari populasi koperasi atau sekitar 35% dari populasi koperasi aktif. Pada akhir-akhir ini posisi koperasi dalam pasar Perkreditan mikro.

Faktor-faktor yang mempengaruhi usaha koperasi maju adalah dengan analisis SWOT, perencanaan yang matang. Selain ini  terdapat factor internal seperti : Partisipasi Angggota, Solidaritas Antar Anggota Koperasi, Pengurus Koperasi Yang Juga Tokoh Masyarakat, Skala Usaha, Perkembangan Modal, Ketrampilan Manajerial, Jaringan Pasar, Jumlah dan Kualitas Sumber Daya Manusia Para Pengurus dan Manajer, Pemilikan dan Pemafaatan Perangkat Teknologi Produksi dan Informasi, Sistem manejemen, Kinerja Pengurus. Faktor eksternalnya seperti : Komitmen pemerintah untuk menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, Sistem prasarana, pelayanan, pendidikan dan penyuluhan, Iklim pendukung perkembangan koperasi, Dicabutnya Fasilitas Tertentu Oleh Pemerintah, Tingkat harga. Menurut saya Tokoh yang bisa di jadikan panutan dalam pendapatnya tentang koperasi adalah Dr. Muhammad Hatta.

Sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2010/07/29/koperasi-indo/

http://galeriukm.web.id/artikel-usaha/kiat-sukses-bisnis-usaha-kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s